Blog Khusus Cak Rian

Menyampaikan kebenaran dan kedamaian

KOMUNITAS ALAY (ANAK LAYANG)

Tinggalkan komentar


21 februari 2010

Saya mendengar istilah komunitas Alay (Anak Layang) ini ketika mengikuti kajian rutin ba’da subuh bersama ustadz Endang Abdurrahman.

Di sela-sela Beliau menjelaskan kitab Tazkiyatun Nufus, beliau menerangkan bahwa suatu komunitas remaja yang bernama Alay (Anak Layang). Komunitas ini berbeda dengan remaja pada umumnya.

Komunitas ini memiliki ciri khas tulisannya yang selalu disingkat-singkat. Seperti,  kata“dengan” diubah menjadi tulisan dgn, kata “By the way” menjadi btw dan banyak contoh-contoh lainnya. Ciri khas lainnya adalah, membuat istilah-istilah baru di dunia remaja. Seperti, istilah “jomblo”, “lebay”, “bronis (brondong manis)” dan lain sebagainya.

Sedangkan komunitas Alay sendiri mempunyai pola hidup yang tidak menentu, tidak beraturan dan biasanya hidup di jalanan. Ini bukan berarti, komunitas Alay itu identik dengan pengemis, anak-anak jalanan dan para pengamen jalanan. Justru, sebagian remaja yang termasuk dalam komunitas Alay itu justru menikmati hidupnya, lebih mudah mendapatkan inspirasi jika hidup di jalanan. Sebagian remaja di komunitas Alay adalah para pemusik dan seniman.

Penulis: fitrianimaduddin

Aku adalah petualang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s